Mantan juara dunia Nicky Hayden masih berjuang keras untuk menemukan kembali performanya. Jelang debut balapannya dengan tim Ducati, ia masih saja mendapati masalah.
Dalam sesi latihan pembuka seri pertama MotoGP musim ini di Qatar, Jumat (10/4/2009) malam, Hayden terlempar dari posisi 10 besar. Ia hanya berada di urutan ke-13 dengan selisih hingga 2,1 detik dari rekan setimnya yang memenangi sesi ini, Casey Stoner.
"Hari yang tak bagus untuk memulai," gerutu dia, seperti dilansir Auto Sport. "Aku punya masalah dengan sensor di motor pertama, dan baru tiga lap aku sudah harus kembali untuk mengganti motor."
"Setingannya tidak sama dan koplingnya tidak enak. 45 menit terbuang dan kami tak bisa kembali ke kecepatan yang sudah dirancang di sini," tambah rider asal Amerika Serikat itu.
Enam tahun membela Honda di kelas MotoGP, Hayden mencapai puncak penampilannya di musim 2006 dengan menjadi juara dunia. Namun, kelak capaiannya itu oleh sebagian kalangan dianggap sebuah keberuntungan.
Faktanya, sejak menyandang titel kampiun Hayden malah tampil medioker. Di musim 2007 ia finish di peringkat kedelapan, dan musim lalu hanya naik dua anak tangga.
Meski begitu, karena masih dalam adaptasi dengan tim barunya, Hayden tetap optimistis dirinya dan Ducati tetap kompetitif untuk balapan malam di Losail ini.
"Aku butuh dua sesi besok (hari Sabtu) untuk memberesi semuanya dan menemukan kecepatan. Casey dan Valentino (Rossi) sudah terlihat amat cepat, tapi kami tidak terlalu jauh dari rombongan di belakangan mereka. Mudah-mudahan, dengan perubahan motor yang tepat, kami bisa mengejar mereka," pungkas pembalap berjulukan The Kentucky Kid.
Dalam sesi latihan pembuka seri pertama MotoGP musim ini di Qatar, Jumat (10/4/2009) malam, Hayden terlempar dari posisi 10 besar. Ia hanya berada di urutan ke-13 dengan selisih hingga 2,1 detik dari rekan setimnya yang memenangi sesi ini, Casey Stoner.
"Hari yang tak bagus untuk memulai," gerutu dia, seperti dilansir Auto Sport. "Aku punya masalah dengan sensor di motor pertama, dan baru tiga lap aku sudah harus kembali untuk mengganti motor."
"Setingannya tidak sama dan koplingnya tidak enak. 45 menit terbuang dan kami tak bisa kembali ke kecepatan yang sudah dirancang di sini," tambah rider asal Amerika Serikat itu.
Enam tahun membela Honda di kelas MotoGP, Hayden mencapai puncak penampilannya di musim 2006 dengan menjadi juara dunia. Namun, kelak capaiannya itu oleh sebagian kalangan dianggap sebuah keberuntungan.
Faktanya, sejak menyandang titel kampiun Hayden malah tampil medioker. Di musim 2007 ia finish di peringkat kedelapan, dan musim lalu hanya naik dua anak tangga.
Meski begitu, karena masih dalam adaptasi dengan tim barunya, Hayden tetap optimistis dirinya dan Ducati tetap kompetitif untuk balapan malam di Losail ini.
"Aku butuh dua sesi besok (hari Sabtu) untuk memberesi semuanya dan menemukan kecepatan. Casey dan Valentino (Rossi) sudah terlihat amat cepat, tapi kami tidak terlalu jauh dari rombongan di belakangan mereka. Mudah-mudahan, dengan perubahan motor yang tepat, kami bisa mengejar mereka," pungkas pembalap berjulukan The Kentucky Kid.



































Tidak ada komentar:
Posting Komentar